Home / Curhat Bentar / Be a Good Author With Good Attitude [Part 1]

Be a Good Author With Good Attitude [Part 1]

“Kok belum ada yang beli novel saya ya, Mbak? Ini saya jadi mau nerbitin di penerbit lain ah, biar ada orang beli.” kata Malik suatu ketika di malam yang mendung.

“Lah, ngga bisa seenaknya cabut dong. Kan ada kontrak penerbitan. Hormati kontraknya, kamu sudah terikat.” jawabku singkat.

“Ya percuma saya udah kontrak tapi novel saya ngga dijual di toko online. Udah gitu, saya liat penerbitnya punya website tapi pake blogspot gitu, bukan website google. Dan saya lihat di bukalapak, ada nama si penerbit tapi dia ngga jual buku satupun disana!” Entah kenapa, Malik semakin berapi-api menyalahkan penerbit indie tempat dia menerbitkan novelnya. Aku diam mendengarkan. “Saya paling ngga suka menunggu lama. Kalo novel fanfic lain yang bertajuk Hercules terkenal dan siap dibuat film dan pakai genre humor, kelarlah hidup saya ini. Giliran punya saya ngga laku, ntar bisa-bisa di cap plagiat karena modifikasi,” lanjutnya.

Aku masih diam. Malik makin terbakar.

“Saya menulis karena butuh duit. Bahkan imajinasi saya ini sangat tinggi! Saya dituntut sama fans Hercules buat nunjukin hasil karya saya. Nyatanya? Nggak ada! Saya nanti bisa di cap penipu, php kan?!”

Aku menghela nafas, siap menghujamnya.

“Menurut saya, kamu manja dan terlalu banyak tuntutan. Sorry to say, kamu ngga akan bisa jadi penulis dengan attitude begini. Duh, kamu kan sudah punya novel. Cetak beberapa, minta orang review novel kamu. Give your maximum effort. Pajang covernya. Jangan hanya mengandalkan penerbit.”

“Hah? Mau review ke siapa? Orang gila? Pajang cover dimana? Pamflet? Saya maunya ngandelin penerbit aja. Kenapa? Karena ada penerbit yang punya divisi khusus pemasaran. Itu aja yang saya tahu.”

Aku menarik napas. Menahan diri untuk tidak mencekik pemuda di hadapanku itu.

“Asal kamu tahu, penulis sekelas Bunda Asma, Boy Candra sama Prisca Primasari aja masih promo bukunya sendiri di facebook dan instagram! Belajar dari senior, amati gimana cara mereka menarik perhatian calon pembaca! U-SA-HA!”

“Saya sudah promo mbak, di facebook. Tapi hanya di-like 2 sampe 3 orang. Sebenernya, saya kenalan sama penulis lain tuh sebel.. Karena yang ada, karya saya dianggap sampah sama mereka. Saya juga nggak maulah, revisi lebih lama lagi,”

Ngg…

Krik-krik.

 

-bersambung di postingan berikutnya yah.

Huahahahaa…

Mari kita belajar jadi seseorang yang ‘tahu diri’.

Tentang lacahya

author. editor. theatre's. tukang bikin baper.

Lihat Juga

06.

Fakta Menarik Kemerdekaan Indonesia

shares Facebook Twitter Google+ WhatsApp LINEMerdeka!!, Bulan Agustus merupakan Bulan dimana Indonesia merdeka dari para …