Home / Berita / Fakta Menarik Kemerdekaan Indonesia

Fakta Menarik Kemerdekaan Indonesia

Merdeka!!, Bulan Agustus merupakan Bulan dimana Indonesia merdeka dari para penjajah. Tahun ini kita akan merayakan ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-71. Ternyata sudah cukup lama Indonesia merdeka ya. Berikut ini kami sajikan fakta-fakta menarik Kemerdekaan Indonesia.

  • Indonesia merdeka di Bulan Suci Ramadhan

01.

17 Agustus 1945 ternyata jatuh pada Bulan Ramadhan, bulan dimana umat muslim di seluruh dunia sedang menjalankan ibadah puasa, hari itu bertepatan dengan 8 Ramadhan 1364 Hijriah.

  • Dalam Naskah Proklamasi tertulis Tahun 05 bukan Tahun 45

07

Apakah penulis naskah proklamasi typo karena dikejar-kejar waktu dalam merumuskan naskah kemerdekaan sebelum Belanda kembali menyerang? Ternyata tidak, tahun 05 merupakan tahun yang terdapat pada system kalender Jepang. Jika kita mengikuti kalender Jepang Kemerdekaan Indonesia jatuh pada 17 Agustus 2605.

  • Diawali Peristiwa Rengasdengklok

Pasca dijatuhkanya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Soekarno, Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat berangkat menuju Dalat, Vietnam untuk bertemu Laksamana Terauchi, Laksamana tersebut berjanji akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Tetapi, beberapa tokoh pemuda kemerdekaan mendengar bahwa Jepang akan menyerahkan kedaulatan Indonesia kepada ‘sekutu’, oleh karena itu mereka mendesak agar Soekarno dan Hatta segera memprokamasikan Kemerdekaan.

Agar terbebas dari pengaruh dan janji-janji Jepang, para pemuda ‘menculik’ Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945. Drama penculikan itu berakhir setelah kaum pemuda dan kaum tua sepakat bahwa kemerdekaan Indonesia harus dideklarasikan secepatnya tanpa menunggu janji dari Jepang.

  • Rumah Tempat Pembaca Naskah Proklamasi Sudah Tidak Ada

05.

Rumah tersebut beralamat di Jln. Pegangsaan Timur Nomor 56 yang merupakan tempat kediamaan Soekarno, tetapi sekarang rumah ini tidak akan kamu temukan karena rumah tersebut telah dihancurkan atas perintah Soekarno, kemudian dibangun Tugu Proklamasi dan Gedung Pola Pembangunan Semesta, selain itu nama jalannyapun sudah berganti menjadi Jalan Proklamasi.

  • Naskah Proklamasi yang Diketik dan Ditulis Tangan Berbeda

08

Naskah Proklamasi Indonesia di ketik oleh Sayuti Melik, sedangkan naskah asli ditulis tangan oleh Soekarno. Terdapat enam perbedaan mendasar antara kedua naskah tersebut.

Perubahannya adalah (1) Kata “Proklamasi” diubah menjadi “P R O K L A M A S I”, (2) Kata “Hal2” diubah menjadi “Hal-hal”, (3) Kata “tempoh” diubah menjadi “tempo”, (4) Kata “Djakarta, 17 – 8 – ’05” diubah menjadi “Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05”, (5) Kata “Wakil2 bangsa Indonesia” diubah menjadi “Atas nama bangsa Indonesia”.

Selain itu naskah yang diketik telah ditandatangani, sedangkah naskah tulis tangan tidak diberikan tanda tangan.

  • Pengakuan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda

Konferensi Meja Bundar12
Suasana Konferensi Meja Bundar

Selepas penjajahan Jepang, Belanda masih berkeigingan kuat untuk kembali menguasai Indonesia, tidak mengherankan Indonesia dua kali mengalami dua agresi militer Belanda selepas proklamasi kemerdekaan., yaitu pada 21 Juli 1947 dan 19 Desember 1948.

Serangan Umum 1 Maret 1949 atas Yogyakarta menjadi titik balik perjuangan Bangsa Indonesia, serangan ini membuka mata dunia bahwa Indonesia masih ada, Indonesia masih kuat dan mampu untuk melawan Belanda.

Serangan ini juga membuat Belanda mau kembali berunding mengenai pengakuan atas kemerdekaan Indonesia. Konferensi Meja Bundar di Belanja menjadi perundingan terakhir mengenai kemerdekaan Indonesia

Pada akhirnya Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949, bukan pada tanggal 17 Agustus 1945, baru pada tahun 2005 Belanda mengakui bahwa kemerdekaan Indonesia adalah 17 Agustus 1945.

Tentang Gilang Putra

Lihat Juga

Menu McDonald’s yang belum pernah mampir di Indonesia

Menu-menu di restaurant fastfood ini ada yang belum pernah mampir negara kita loh? Yuk intip!