Home / Fakta / Merek Nasional di Sekitar Kehidupan Kita

Merek Nasional di Sekitar Kehidupan Kita

Cintailah produk-produk Indonesia! Pesan itulah yang masif dikampanyekan oleh pemerintah, tetapi tahukah kalian merek-merek nasional yang ada disekitar kalian? Coba simak daftar yang telah disiapkan bentaran untuk kalian.

  • Eiger

01.b

Eiger merupakan merek peralatan petualangan di alam terbuka asal Indonesia, Eiger diproduksi oleh PT Eigerindo Multi Produk Industri. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1993 oleh Ronny Lukito di Bandung, saat ini Eiger telah memiliki 3 Flagship Stores, 34 showroom, dan 81 counter tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Eiger memiliki beberapa klasifikasi produk yaitu Eiger yang posisikan untuk gaya hidup berpetualang (lifestyle adventure), Bodypack dengan posisi sebagai e-lifestyle, dan Nordwand dengan posisi produk kehidupan alam terbuka (outdoor living)

  • Polygon

Polygon_Horiz_Red_Black

Polygon adalah merek sepeda buatan Indonesia. Polygon merupakan produk dari PT. Insera Sena, produksinya sudah dimulai sejak tahun 1989 di Desa Wadungasih, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Polygon telah dipasarkan di kawasan Asia dan Eropa.

Polygon sempat menjadi sponsor Tim Downhill kelas dunia yaitu Hutchinson UR Team di UCI DH World Cup 2013. Sejak berdiri hingga kini, jutaan sepeda telah diekspor ke lima benua dengan tujuan ekspor lebih dari 50 negara.

  • GT Radial

03.

GT Radial merupakan merek ban yang diproduksi oleh PT Gajah Tunggal. Pada awal beroperasi tahun 1951, GT Radial hanya memproduksi ban dalam dan ban luar sepeda. Seiring berjalannya waktu serta kerja sama dengan beberapa produsen ban terkemuka di dunia GT Radial bisa menghadirkan beragam macam ban untuk sepeda motor, dan mobil.

Sampai dengan tahun 2011, GT Radial telah diekspor sebanyak 10 juta ban ke berbagai macam negara. Lokasi parik GT Radial berada di Tangerang dan Serang.

  • Hoka-Hoka Bento

04.

Hoka-Hoka Bento adalah merek waralaba makanan jepang cepat saji asal Indonesia. Pertama kali berdiri pada 18 April 1985 di Jakara dibawah naungan PT Eka Bogainti. Pendiri restoran cepat saji ini adalah Hendra Arifin.

Pada awalnya, Hoka-Hoka Bento adalah bisnis makanan take away di Jepang, tetapi setelah bisnis tersebut bangkrut sekarang PT Eka Bogainti memiliki penuh hak cipta atas merek merek Hoka Hoka Bento.

  • The Executive

05.

The Executive merupakan merek fashion asal Indonesia, pertama kali didirikan oleh Johanes Farial lewat PT Delami Garment Industries pada tahun 1984. Pada awalnya merek ini bernama Executive 99.

Saat ini The Executive merupakan bagian dari Delamibrands.

  • J.CO Donuts

06.

J.CO Donuts merupakan usaha kafe donat dan kopi asal Indonesia, gerai J.CO pertama kali hadir pada 18 Mei 2006 di Lippo Karawaci. JCO didirikan oleh Johnny Andrean, sekarang ini JCO berada di bawah naungan Johnny Andrean Group.

J.CO tidak hanya hadir di Indonesia, bisnis JCO sudah melebar ke beberapa negara ASEAN. J.CO memiliki gerai di Filipina, Malaysia, dan Singapura.

  • Lea Jeans

07.

Lea merupakan merek asli Indonesia yang memproduksi pakaian berbahan denin asal Indonesia. Lea pertama kali diluncurkan pada tahun 1976 di bawah bendera PT Lea Sanent. Lea  terus eksis karena menjual produk dengan kualitas baik. Saat ini Lea telah mempunyai lebih dari 34 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia yang didukung dengan 200 counter di beberapa pusat perbelanjaan serta 100 toko jeans lokal.

  • Polytron

08.

Polytron merupakan merek elektronik asli Indonesia, pertama kali didirikan pada 18 Mei 1975 di Kudus dengan nama PT. Indonesian Electronic & Engineering, kemudian berubah nama menjadi PT. Hartono Istana Electronic, lalu merger dan menjadi PT. Hartono Istana Teknologi.

Produk pertama kali Polytron adalah televisi, seiring dengan perkembangan usaha, banyak produk yang dihasilkan parabola, radio, telepon genggam, AC, DVD/VCD Player, dll. Polytron memiliki 3 pabrik, serta memegang 38 paten teknologi.

 

Tentang Gilang Putra

Lihat Juga

modus penipuan terbaru 2017 featured

Seram, Inilah Modus Penipuan Terbaru 2017 yang Mengincar Keluarga Anda

Nggak ada satu orang pun yang mau tertipu. Tapi banyak banget yang awalnya nggak curiga sedikit pun, akhirnya malah rugi jutaan rupiah. Karena memang di Indonesia khususnya banyak orang jahat!